Sejarah Desa

Sejarah Desa.

   1)  Asal Usul Desa

Desa Babakanmadang terbentuk berdasarkan asal usul wilayah dimana pada jaman duhulu terkenal akan kesuburan tanahnya, hal ini dapat dilihat dengan banyaknya penduduk yang bercocok tanam dan menetap di wilayah Babakanmadang, secara etimologi Babakan Madang terdiri dari dua kata yaitu Babakan dan madang, dalam bahasa sunda Babakan adalah Kampung tempat orang mendirikan bangunan rumah tinggal untuk menetap sedangkan madang adalah nama sebuah pohon yang diyakini mempunyai khasiat untuk mengobati segala macam jenis penyakit seperti panas, demam dan lainnya.

Terdapat beberapa perbedaan penafsiran arti madang, ada beberapa tokoh masyarakat menafsirkan bahwa madang berasal dari bahasa arab yaitu Ma’dan  yang artinya Harta terpendam.

Namun bila dilihat dari daerah-daerah sekitarnya kata madang lebih mendekati kepada nama pohon, hal ini bisa diambil contoh daerah yang bernama Babakan jengkol, babakan haur (Bambu), babakan pari (mangga) dan lain sebagainya.

Sebelum tahun 1985 Desa Babakanmadang mencakup wilayah Desa Sumurbatu yang berbatasan dengan Desa karang tengah dan desa Bojongkoneng. Namun pada tahun 1985 terjadi Pemekaran desa yaitu Desa  Babakanmadang sebagai Induk dan Desa Sumurbatu sebagai pemekaran.

   2)  Sejarah Kepemimpinan

Adapun nama-nama Kepala Desa yang pernah menjabat di desa Babakanmadang adalah sebagai berikut :

NO

NAMA

PERIODE JABATAN

KETERANGAN

1

SARDAN

SEBELUM KEMERDEKAAN

 

2

HASIM

JAMAN JEPANG

 

3

SAMSURI

JAMAN BELANDA

 

4

ISMAT

JAMAN KEMERDEKAAN

 

5

FARTAING

1952-1953

JAMAN GEROMBOLAN

6

AHMAD AFET

1960

SETELAH KEMERDEKAN

7

JAJA

1971 – 1972

PJS KECAMATAN CITEUREP

8

IDIN IJUDIN

1972 – 1982

 

9

H. KANAK SOHEH

1982 – 1983

 

10

H. KANAK SOHEH

1984 – 1992

PEMEKARAN DESA 1985

11

INDA HAERUSLAN

1992

PJS

12

H. KANAK SOHEH

1992 – 2002

 

 

 

 

 

13

Hj, R.O SUKAESIH

2002 – 2007

 

14

H. YUSUF ISKANDAR

2007

PJS

15

R.H EFI HAVIS NASRULLOH

2007 – 2013

 

16

HERI KUSHAERI

2013

PJS

17

Ir. DENI NUGRAHA

2013 – 2026

 

17

Ir. DENI NUGRAHA

2016 – SEKARANG

 

                       

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Letak Wilayah

      Desa Babakan Madang adalah salah satu Desa yang ada di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor yang mempunyai Luas Wilayah 238.375 Ha. Desa Babakan Madang merupakan ibukotanya Kecamatan dikarenakan kantor Kecamatan dan kantor Kepolisian (Polsek) berada di wilayah Desa Babakan Madang begitu pula dengan adanya Pasar yang menjadi pusat pembelanjaan dari Desa-desa lainnya. Adapun batas – batas Administratif Desa Babakan Madang sebagai berikut :

 

  •  Sebelah Utara   : Desa Hambalang Kecamatan Citeureup.
  • Sebelah Timur   : Desa Sumur Batu Kecamatan Babakanmadang
  • Sebelah Selatan : Desa Cijayanti Kecamatan Babakanmadang
  • Sebelah Barat    : Desa Citaringgul dan Desa Kadumanggu

PETA DESA BABAKAN MADANG

KECAMATAN BABAKAN MADANG

 

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

     

Dilihat dari Topografi dan Kontur Tanah, Desa Babakan Madang Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor secara Umum berupa Dataran Rendah yang berada pada ketinggian 350 - 600 M diatas Permukaan Laut dengan Suhu Rata – Rata berkisar 33 Derajat Celsius.

 

  1. Luas Wilayah

Desa Babakan Madang merupakan Desa yang bertipologi daratan dengan luas wilayah 238.375 Ha, yang terdiri dari :

  1. Sawah                              :  18 Ha
  2. Tanah Bukan Sawah       :
  • Pekarangan                :   100 Ha
  • Tegal                         : 1 10,375 Ha
  • Hutan                         : 
  • Lainnya                     : 10  Ha

Luas Wilayah dalam Grafik

 

 

  1. Sumber Daya Alam
  • Perumahan
  • Pertanian
  • Peternakan

 

  1. Orbitasi

Orbitasi dan Jarak Tempuh dari Ibu Kota Kecamatan 1 Km dengan Waktu Tempuh ± 15 Menit dan dari Ibu Kota Kabupaten ± 30 Km dengan Waktu Tempuh ± 60 Menit.

Desa Babakanmadang di apit dan dilalui oleh dua buah sungai sedang yaitu Sungai / Kali Citaringgul di sebelah barat dan Sungai/kali Cikeuruh/cibongas Citeureup di sebelah Utara dimana pada musim hujan berdampak terjadinya banjir.